Kamis, 16 Juni 2011

Kleptomania

Kleptomania (bahasa Yunaniκλέπτειν, kleptein, "mencuri", μανία, "mania") adalah penyakit jiwa yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri. Benda-benda yang dicuri oleh penderita kleptomania umumnya adalah barang-barang yang tidak berharga, seperti mencuri gula, permen, sisir, atau barang-barang lainnya. Sang penderita biasanya merasakan rasa tegang subjektif sebelum mencuri dan merasakan kelegaan atau kenikmatan setelah mereka melakukan tindakan mencuri tersebut. Tindakan ini harus dibedakan dari tindakan mencuri biasa yang biasanya didorong oleh motivasi keuntungan dan telah direncanakan sebelumnya.



Kleptomania adalah???

Penderita klepto adalah orang yang suka mengambil barang orang lain, tanpa mereka mengerti apa manfaatnya. Kadang2 mereka juga tidak sadar tentang apa yang dilakukannya. Pada penderita semacam ini, mereka punya hasrat berlebih untuk mengambil, atau mencuri sesuatu yang kecil dan mungkin tak berharga.

Kepuasan yang dicapai oleh kleptoman [pengidap klepto] bukan pada nilai ekonomis barang yang mungkin sangat kecil itu, tapi pada keberhasilan mengambil barang yang membuat dia ngiler untuk melampiaskan hasrat kleptonya.

Tapi sekarang, pengertian “barang kecil” mulai berubah. Menurut saya “barang kecil” itu termasuk pengertian untuk barang-barang yang memang secara harafiah punya ukuran kecil seperti ponsel, PDA, iPod, flashdisk, camera digital pocket dan lain lain, tapi punya nilai ekonomis yang lumayan membuat kita bersedih kalau sampai kehilangan itu.


Banyak anggapan yang mengatakan, klepto hanya dipengaruhi kebiasaan. Tapi kita harus tahu, pasti ada permasalahan yang membuat mereka mulai bertindak seperti ini.

Pada awalnya, mereka yang bertindak sebagai klepto akan dijauhi oleh teman-temannya. Tapi jika ini tetap berlanjut, keadaan mental pelaku klepto ini akan terpuruk. Untuk karena itu cobalah berusaha memberikan pengertian terhadap teman tsb.

masalah ini bisa diselesaikan dengan memberikan pengarahan serta nasehat terhadap pelakunya. Tentu saja terlebih dahulu kita harus mengetahui siapa pelakunya. Koordinasi dengan wali murid juga sangat penting. Dengan pengarahan dua arah yang dilakukan oleh orang tua dan guru. Setidaknya tindakan klepto lebih bisa terkontrol. Dan tentunya, perlu dukungan juga dari teman2nya..

klepto bisa saja dilakukan karena anak mengalami tekanan mental dan konflik batin. Yang harus dihindari oleh orangtua adalah mendidik anak yang klepto dengan cara kekerasan. Bisa jadi dengan cara kekerasan, kepribadian anak mereka akan semakin memburuk. Cara lemah lembut serta memberikan kasih sayang lebih efektif untuk menanggulangi masalah ini.

Pelaku klepto bukanlah hal yang begitu buruk untuk dijauhi. Mereka melakukan hal demikian karena memiliki permasalahan yang tidak bisa ditanggulangi dengan baik. Untuk itu, berikanlah mereka pengertian. Buatlah mereka sadar bahwa persahabatan itu adalah yang terbaik. Jika kita mengetahui mereka terlibat masalah yang besar, berusahalah untuk membantu. Bantuan itu tidak harus berupa materi, saran dan perhatian sudah cukup menghindarkan mereka dari tindakan-tindakan buruk.

Dimana-mana yang namanya maling udah pasti nggak baik. Tapi, katanya ada orang maling dengan sadar dan ada yang nggak sadar. Koq bisa orang maling nggak sadar?
Klepto -> adalah orang yang mencuri barang-barang yang tidak perlu. Malah ada yang ngambil sering kali nggak tau itu barang apa dan untuk apa barang yang diambilnya itu.
Ciri-ciri:
Selain nggak tau apa dan untuk apa dia ngambil barang-barang tersebut, barang-barang yang diambil juga nggak hanya satu jenis, tapi bermacam-macam! Lalu, dasar alasan dia ngambil cuma satu. Yaitu rasa keinginan yang amat sangat untuk mengambil sesuatu yang bisa memberi kepuasan batin ketika dia berhasil mengambilnya. Kalo ketahuan dan ‘disidang’, klepto nggak bakal bisa jawab alasannya.
Maling -> adalah orang yang mengambil sesuatu dengan alasan, tanpa diketahui oleh pemiliknya. Entah itu karena suka, ingin memiliki, atau karena memang sangat butuh.
Ciri-ciri:
Ada motif dan intensitas untuk mengambil barang-barang. Jadi dia emang sudah ngincer lebih dulu. Dia juga bisa ngeles kalo ketahuan.

Sisi yang lain

Entah ,
entah sejak kapan? Aku lupa dengan keluhan dan omelan omelan tentang apapun dhidup ini aku telan dan hilang .. 
Ternyata bener menjadi dewasa bukan krna kau telah py uban atau keriput dmana mana , tp krna sudah waktunya kita untuk dewasa . Entah berpikir 
entah memutuskan sesuatu 
atau membenarkan hdupmu yg pernah salah :) 

(10 mei 2011 , kembali rasa puitis ku datang dan hobi ku yg terpendam muncul kembali )